Rabu, 12 November 2008

Konsep surga dan Neraka

KONSEP SURGA DAN NERAKA MENURUT SYEHK SITI JENAR

Menurut Syehk Siti Jenar Surga dan Neraka terdiri dari dua wujud yang terjadinya dari keadaan “ Anal Jannatun wa Nara katannalil al anna “ artinya Wujud Mahluk itu dari kejadian surga dan neraka . adanya surga sekarang ini berdasar pada kejadian di dunia , surga yang luhur terletaka pada perasaan hati yang senang .

Syehk Siti Jenar meyakini surga dan neraka itu tidak perlu menunggu hari kiamat . di dunia seseorang sudah bisa merasakan keadaan alam kubur, siksa neraka atau kenikmatan surga . di dalam Qalbu itulah seseorang dapat mersakan siksa kubur, surga dan neraka . sesungguhnya konsep tersebut sudah di pahami Siti Jenar dan orang orang khusus, sedangkan pemahaman orang awam surga dan neraka setelah hari Kiamat karena perbedaan tersebut maka teori/konsep Siti Jenar dianggap sesat.

Berbeda dengan toko Sufi Syehk Khaled Bentounes ia lebih bijak dalam menjelaskan surga dan neraka dari sudut ke sufian . Syehk Khaled Bentounes tidak mengesampingkan bahwa setelah kematian ruh akan tinggal di alam Bardzakh selama beberapa waktu. Ulam lain mengatakan setelah kematian ruh akan terbebas dari unsure negative yang diterimanya dalam kehidupan ini, karena ruh tidak dapat meneruskan perjalanan yang lebih tinggi kecuali dengan kondisi bersih. Syehk Khaled Bentounes juga berpendapat kehidupan setelah kematian adalah kehidupan baru pada tahap kehidupan ini muncullah gambaran tentang surga dan neraka, yang sesungguhnya merupakan tahapan untuk mencapai realitas tertinggi.

Ruh manusia yang menempuh kehidupan lurus terpuji dan mulia akan memasuki surga yaitu tempat merka yang dapat melampaui jarak yang memisahkan mereka dari pengetahuan sempurna, yaitu memandang wajah ALLOH. Sedangkan neraka terletak di awab yang menampung ruh mereka yang hidup dalam ke alpaan terhadap Tuhannya . dengan api penyuci itulah ruh-ruh tersebut akan mengakui “ Tidak ada Tuhan kecuali Alloh

Bagaimanapun menurut perkataan orang bijak besar di sebutkan bahwa neraka adalah sebuah rahmat sebagaimana surga hal ini dapat kita pelajari dari hadist nabi Muhammad SAW.

“ Penduduk Surga berkelu kesah sebagaiman penduduk neraka

hal tersebut memberitahukan jiwa akan tersisa bila berpisah denganNYA , tampaknya hal itu berarti bahwa surga itu juga sebuah tahap, sebuah batas jika jiwa juga tidak bersua dengan Ilahi , sang Maha Mutlak.

Dikatakan pulah dalam jiwa manusia neraka terasa mengerikan namun neraka diciptakan sebagai penyuci dan penghapus pikiran negative yang menyesaki jiwa sesungguhnya dua tahapan tersebut tidak lain sebua kasih sayang yang tidak terkira besarnya dari sang Khaliq kepada ciptaannya

Merasakan Kematian Sebelum Mati

Konsep Syehk Siti Jenar Merasakan Kematian sebelum mati

Hukum kebiasaan yang menjerat fikiran dan anagan angan bagaimana seorang menyikapi kematian. Secara awam kematian merupakan suatu peristiwa yang sangat ditakuti , meskipun itu tidak dapat dihindari. Ketakutan tersebut karena mental ( fikiran dan angan angan ) yang tidak sanggup membayangkan , karena mereka berfikir kalau kematian datang akan lenyap jiwa dan raganya, akan memisahkan kita dari apa yang di cintainya seperti keluarga, pangkat , jabatan, harta dll sehingga mereka merasa ngeri kalau mengingat kematian.

Berbeda dengan Konsep Siti Jenar / Konsep Sufi kengerian akan kematian itu sudah hilang , karena mereka telah berhasil melenyapkan / melepaskan mentalnya dari hokum kebiasaan mereka telah menemukan keyakinan bahwa kematian merupakan proses dari perjalanan spiritual yang berkelanjutan. Karena mereka mempunyai tujuan setelah kematian maka perasaan akan takut kematian sudah sirna . tujuan mereka adalah bertemu Tuhan yang telah di rindukannya.

Kematian sebelum kematian artinya seseorang yang dapat mematikan Ego, Emosional, Nafsu, dan fikiran fikiran yang menjerat untuk selamanya .

Kematian Ego dapat membebaskan manusia , seorang dapat merasakan kelahiran ke dua

Kelahiran ke dua tersebut membuka jalan baginya dalam menuju totalitas dan keabadian , karena kematian ego memungkinkan seorang untuk menempuh jalan Tuhannya . Potensi tersebut sebenarnya ada pada setiap diri manusia [ kemampuan untuk keluar dari dunia yang penuh batasan ] tetapi kebanyakan manusia belum dapat memahami dan belum menemukanya karena kita masih dibatasi oleh fikiran , budi Cipta dan karsa yang sangat membatasi kita. Jika seorang bisa terbebas dari itu semua maka akan terbuka Cakrawala terhadap segala hal yang tak terbatas yaitu kabadian yang hadir dalam kalbunya. Itulah yang disebut pengalaman batin yang bersifat pribadi. Tidak semua orang mampu melepaskan diri dari hukum kebiasaan .

Oleh karena Syehk Siti Jenar kurang bijak untuk membuka pengalaman spiritual nya kepada murid muridnya atau kepada wali Syariat karena persepsi yang tidak sama maka Syehk Siti Jenar harus menerima Konsekwensi dengan hukuman mati.

Syehk Khaled Bentounes [ tokoh sufi ] kita tidak boleh sembrono untuk membicarakan pengalaman batin kita pada sesama kita yang masih hidup dalam batasan batasan , konsekwensinya kita harus berfikir dan berbicara dalam dua bahasa dan dua fikiran yang berbeda . artinya pada orang yang pada tahapan sama kita dapat berdialog tentang hal itu karena mereka ada dalam gelombang atau chanel yang sama, tetapi jangan sekali kali berdialog dengan orang orang yang belum mencapai kondisi batin tersebut karena hal itu dapat mengacaukan atau membingungkan jalan fikira n mereka.

Syehk Khaled Bentounes Kondisi Ma’rifat sungguh sungguh memang ada dan tidak ada penjelasan secara rasional masing orang yang mengalami kodisinya juga berbeda tergantung pada penyerapan dan kedalaman untuk memahaminya, sedangkan untuk mencapai hal tersebut seseorang yang menempuh jalan ma’rifat sebelumnya harus dapat mematikan Ego kemanusiannya dengan cara menjalankan amalan amalan atau latihan yang bertujuan untuk menyatukan perasaan dan keinginannya hanya kepada Tuhannya atau di sebut dengan IRADAH. Dari amalan tersebut maka akan timbul kerinduan dalam hati , hakikatnya adalah perwujutan kebangkitan hati dalam pencarian Tuhan .

Pengalaman batin tentang Iradah juga dialami Siti Jenar , Siti Jenar senantiasa dalam kegelisahan karena rasa rindu dan cintanya kepada Tuhan yang begitu besar, ia ber usaha melenyapkan sifat yang terikat dengan hukum kebiasaan sampai sampai ia menganggap dirinya sendiri tiada berarti .

“ Saya ini bukan Budi, Bukan angan angan hati, bukan fikiran yang sadar, bukan niat , bukan udara , bukan angin, bukan panas, bukan kekosongan , bukan kehampaan , wujud saya ini adalah Jasad yang akhirnya mati menjadi jenasa , busuk bercampur tanah, dan debuh nafas saya mengelilingi dunia , tanah, air, api dan udara kembali ketempat asalnya, sebab semua barang baru , bukan asli maka saya ini dzat yang sejiwa menyukma dalam Hyang Widi, Pangeran saya bersifat Jalal dan Jamal [ Maha Mulia dan maha Indah ] ia tidak mau sholat atas kehendak sendiri, tidak pula mau memerintahkan untuk sholat kepada siapapun “

Sabda Rosululloh Muhammad SAW : “ Rasakan Kematian sebelu datang kematian “

4 Faktor yang menyebabkan Pusaran Energi yang Sangat Besar di Ka’bah

Ketika seseorang menunaikan ibadah haji, salah satunya adalah berdoa di Multazam. Multazam adalah tempat yang paling Mustajabah untuk brdoa kepada Allah , tempat Multazam sendiri adalah suatu tempat di dekat Ka’ba antara Hajar Aswat dan pintu Ka’bah, adakah rahasia yang bisa dijelaskan kenapa berdoa ditempat tesebut sangat Mustajabah …..?

Ada beberapa factor yang menyebakan mengapa Multazam menjadi tempat yang mustajabah factor pertama adalah nabi Ibrahim As., yang kedua factor hajar Aswat , ketiga Faktor orang yang tawaf , factor Ka’ba sebagai kiblat

Faktor pertama Nabi Ibrahim

Karena nabi Ibrahim orang yang membangun Ka’bah dan beliau juga manusia yang memiliki energi positif yang sangat besar , yang kemudian meresonansi terhadap[ karya karyannya, kemudian beliau juga berhati lembut, bahwa hati yang lembut akan memancarkan cahaya dan Aura positif, maka semakin lembut dan ikhlas seseorang maka semakin tinggi pula aura energi positif yang ditimbulkanya sehingga dapat mempengaruhi lingkungan dan karya karyanya karena beliau juga juga manusia pilihan .

Faktor ke dua Hajar Aswad

Batu hitam yang ditempatkan pada sebuah lubang disalah satu pojok bangunan Ka’bah dugaan saya batu tesebut adalah sisa batu meteor yang memiliki kadar logam yang sangat tinggi dan sangat bagus, apakah pengaruha dari batu meteorit tersebut bagi kemustajaban Doa , mungkin kalau hanya batu meteor saja barangkali tidak banyak berguna untuk membantu kekuatan Do’a , tetapi karena batu tersebut menjadikarya seoran Ibrahim yang mempunya energi posoitif yang besar sehingga batu yang mempunyai konduktifitas sangat tinggi tersebut menjadi besar peranannya, jadi disini peranan Hajar Aswat sebagai pintu keluar masuknya energi karena ia memiliki daya hantar elektromagnetik yang sangat tinggi.

Faktor ke 3 Orang bertawaf mengelilingi Ka’bah belawanan arah jarum jam

Faktor penyebab besarnya gelombang Elektromagnet Ka’bah juga dipengaruhi aktifitas jutaan manusia yang bertawaf , apa hubungannya.

Setiap perbutan manusia selalu menghasilkan gelombang electromagnet baik berkata kata, berfikir apalagi sedang melakukan aktitas kenapa demikian karena tubuh kita terdiri dari bio electron yng selalu berputar pada orbitnya disetiap atom penyusun tubuh kita. Disisi lain ternyata jutaan orang yang bertawaf mengelilingi Ka’bah menghasilkan energi yang besar. Darimana asalnya ……?

Dalam ilmu Fisika kita mengenal suatu Kaida yang disebut kaida tangan kanan yaitu

Kaida tangan Kanan

“ jika ada sebatang konduktor ( logam ) dikelilingi oleh listrik yang bergerak belawanan dengan jaru jam maka dikonduktor tersebut akan muncul gelombang electromagnetis yang mengarah keatas “

Faktor ke empat akibat Ka’bah dijadikan sebagai Kiblat oleh orang sholat diseluruh dunia, karena orang Sholat diseluruh dunia memancarkan Energi positif apalagi semua berkiblat kepada Ka’bah, jadi dapat anda bayangkan energi positif yang terpusat di Ka’bah, dan juga menjadi pusat gerakan Sholat sepanjang waktu karena kita tahu sholat kita mengikuti pergerakan matahari , itua artinya setiap saat/waktu esuai gerakan matahari selalu ada orang yang sedang sholat jika sekarang kita Sholat Dhuhur demikian pula wilaya yang lebih barat akan memasuki waktu dhuhur dan seterusnya , atau dalam waktu yang bersamaan orang Indonesia sholat Dhuhur orang yang lebih timur melakukan Sholat Asyar demikian seterusnya.

Jadi dari situlah rahasia mengapa apabila kita berdoa di Multazam sangat Mustajabah ini dikarenakan energi dari doa kita menumpang gelombang electromagnet yang keluar dari ka’bah hal ini mirip pada yang terjadi pancaran radio . kekuata Doa kita menjadi berlipat lipat kali karena terbantu oleh power yang sedemikian besar dari Ka’bah . karenah pengaruh dari power yang begitu besar itulah maka berdoa di multazam sangat Mustajabah . karena itu jangan sembrono melakukan perbuatan – perbuatan di Mekkah, karena respon atas perbuatan kita itu demikian sepontan, hal ini banyak dibuktikan oleh orang orang yang menunaikan ibadah haji

Seluruh Mahluk Bertasbih lewat gerakan

Seluruh Mahluk Bertasbih lewat gerakan

Semua benda dialam semesta ini bergerak, tidak ada satupun yang tidak bergerak dari benda terkecil yang disebut partikel atom, sampai benda terbesar seperti bintang yang ukuranya puluhan ribu dari planet kita pun juga bergerak dangerakannya melingkar lingkar.

Sebut saja Electron setiap saat tidak perna berhenti berputar pada porosnya atau disebut dengan Spin/Rotasi, selain itu juga jika ia berada dalam atom maka ia akan mengitari inti atom atau disebut Revolusi , hal itu juga terjadi pada benda benda yang lebih besar ternyata gerakan berputar kembali terjadi. Bumi berotasi pada porosnya disamping itu juga berovolusi untuk mengelilingi matahari , matahari dan planet yang mengitarinya juga mengitari Galaxy ( Galaxi kita Bimasakti ) ternyata galaxy tersebut juga mengelilingi pusat galaxy yang bernama Super Cluster

Untuk kita ketahui Galaxy adalah gugusan bintang yang dikelilingi 100 milyard matahari dan ratusan milyard Planet.

Super cluster adalah gugusan galaxy yang yang kira kira terdiri dari 10.000 milyard galaxy dan triliunan Planet.

Jadi dilam semesta ini tidak ada benda yang berhenti mutlak di alam semesta ini kita ambil contoh sebuah meja yang kita lihat tidak bergerak sebenarnya juga bergerak mengerlilingi matahar demikian benda lain yang ada di bumi. Dalam pengamatan telescop Huble diketahui bahwa .seluruh benda langit sedang bergerak saling menjauh , hal ini disebabkan karena ledakan besar yang terjadi pada awal penciptaan alam semesta yang dijelaskan pada teori BIG-BANG jadi dari ledakan yang luar biasa tersebut sumber energi alam semesta ini terjadi dan sampai saat ini masih berlangsung sampai dengan 3 milyard tahun kedepan menurut perkiraan pakar Astronomi . memang aneh kenapa bisa berputar, kita belum bisa menjawabnya , justru dengan berputar keutuhan alam semesta ini terjaga sampai dengan saat ini.

Jadi kesimpulan saya adalah Esensi kehidupan adalah gerakan dan keseimbangan dan masing masing berpusat pada satu aturan yang harmonis dan tunduk pada Sunatulloh atau hokum alam yang telah ditetapkan sang Qalik jadi yang dimaksud dengan Bertasbih disini keadaan dimana benda benda tersebut mematuhi hokum alam yang telah ditetapkan seperti benda benda tersebut berjalan pada orbitnya dan sampai kapanpun akan terus begitu sampai Alloh menghendaki untuk kerusakannya .

Hal ini termuat dalam Alquran ;

QS : Al Israa ( 17 ) : 44

“ Langit yang tujuh , bumi dan semua yang ada didalamnya bertasbih kepada Allah , dan

tidak ada satupun melainkan bertasbih dengan memujiNya. Tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka sesungguhnya dialah ( Allah ) yang penyantun dan maha penyayang

QS : Ra’du ( 67 ) : 3 – 4

“ Allah – lah yang meninggikan langit tanpa tiang ( sebagaimana ) yang kamu lihat , kemudian dia bersemayam diatas Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan dan masing masing beredar pada waktu yang telah ditentukan Allah mengatur urusan ( Mahluknya ), menjelaskan tanda tanda ( kebesarannya ) supaya kamu meyakini pertemuan ( mu ) dengan Tuhanmu . “

Selasa, 11 November 2008

Ma'rifat jalan menuju Tuhan melalui jiwa yang bebas tak terbatas

Ajaran Ma’rifat Syekh Siti Jenar

Syekh Siti Jenar merupakan nama yang menyimpan sejuta misteri. Hingga kini teka teki tersebut belum pernah terjawab. Apakah Syekh Siti Jenar itu memang benar benar ada sebagai Wali Ma’rifat atau hanya sekedar pitutur luhur simbol-simbol ajaran kearifan masyarakat Jawa. Namun dalam ringkasan ini kami tidak mengkaji sisi historisnya tetapi kami mengkritisi ajarannya yang tersirat dalam sastra Jawa yang disugukan pada acara MOCOPAT

Widhatul Wujud / Manunggaling Kawulo Gusti

Apabila diakui bahwa Syekh Siti Jenar itu seorang wali ma’rifat, maka ajaran Ma’rifat yang dikembangkanya bukanlah suatu ajaran baru danbanyak dipengaruhi toko Sufi sebelumnya yang berasal dari dataran Arab yaitu Mansyur Al Hallaj. teori dari mansyur al Hallaj yang terkenal Al Hulull ( Tuhan mengambil tempat pada diri manusia ), kalau pada teori Siti Jenar adalah Widhatul Wujud , ( pada saat tertentu manusia bisa menyatu dengan Tuhannya ) , jadi kalau dilihat dari kedua teori tersebut sepertinya ada kesamaan bahwa pada saat saat tertentu manusia seolah olah merasakan dapat bersatu dengan Tuhannya .

Sesungguhnya konsep tesebut tidak dikenal dalam ajaran Islam , konsep tersebut hanyala pengaruh dari tradisi pemikiran yang ada , namun para sufi berkayakinan bahwa kita bisa memperoleh pengetahuan bukan hanya dari panca indra seperti yang ditempuh oleh para Filsuf dan Teolog . melaikan dengan hati nurani.

Konsep Kematian Syekh Siti Jenar

Menurut pandangan yang diyakini bahwa dunia ini alam kematian, setelah jasad ditinggal nyawa itulah awal kehidupan yang sebenarnya. Amat megherankan jika manusia berfikir siang dan malam dalam alam kematian itu mengharap permulaan hidup, sesungguhnya manusia hidup di dunia ini banyak mengalami neraka kesengsaraan, kepanasan, kedinginan , serta kesedihan tidak demikian apabila manusia hidup sesudah mati manusia akan hidup mulia mandiri tidak memerlukan media ayah ibu ia berbuat menurut keinginannya sendiri tiada berasal dari angina , air ,tanah , api atau semua yang serba jasad. Ia tidak menginginkan atau dikenai kerusakan apapun , karena itu apa yang disebut dengan Allah ( nama ) ialah barang baru yang direka reka menurut pikiran manusia